Berita

Upah Harian Buruh Tani DI Indonesia Naik 0,15%

Upah nominal harian buruh tani Nasional pada Juni 2021 naik sebesar 0,15%. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat upah buruh pada Juni tercatat Rp 56.794 per hari dari sebelumnya Rp 56.710 per hari.

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan upah nominal buruh atau pekerja adalah rata – rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang sudah dilakukan.

Kemudian upah riil buruh atau pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan atau upah yang diterima buruh atau pekerja.

Margo menambahkan bahawa upah riil buruh tani adalah perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan.

Sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.

“Rata-rata upah nominal buruh tani pada Juni 2021 naik sebesar 0,15%. Sementara upah riil naik sebesar 0,50% dibanding Mei 2021, yaitu dari Rp 52.431 menjadi Rp 52.694,” kata Margo dalam konferensi pers, Kamis 15 Juli 2021.

Ia mengungkapkan, selain upah buruh tani, BPS juga mencatat rata – rata nominal upah buruh bangunan atau tukang bukan mandor di perkotaan pada Juni 2021 dibanding Mei 2021 mengalami kenaikan sebesar 0.11% yaitu menjadi 91.126 dari sebelumnya Rp 91.025.

Kemudian upah riil buruh bangunan pada Juni 2021 dibanding Mei 2021 menjadi Rp 85.595 naik sebesar 0,27%, dari Rp 85.365.

Sementara itu untuk rata-rata nominal upah buruh potong rambut wanita per kepala pada Juni 2021 tercatat sebesar Rp 29.129. Naik 0,01% dibanding Mei 2021 yang tercatat sebesar Rp 29.126.

Lalu upah riil buruh potong rambut wanita pada Juni 2021 tercatat sebesar Rp 27.362. Naik 0,17% dibanding Mei 2021 yang tercatat sebesar Rp 27.315.

Kemudian rata-rata nominal upah asisten rumah tangga pada Juni 2021 adalah sebesar Rp 424.376. Naik 0,05% dibanding Mei 2021 yang tercatat Rp 424.164. Sementara upah riil asisten rumah tangga pada Juni 2021 tercatat Rp 398.627 naik 0,21% dibanding Mei 2021 yang tercatat Rp 397.792.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan nominal upah harian buruh tani nasional pada November 2020 naik 0,15 persen secara bulanan (month to month/mtm) menjadi Rp55.848 per hari.

“Pada november ini terjadi kenaikan indeks konsumen 0,51 persen maka [upah] riil [buruh tani] naik 0,36 persen,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Selasa (15/12/2020). Adapun, kondisi upah riil buruh/pekerja sendiri menggambarkan daya beli dari pendapatan yang diterima buruh atau pekerja.

Dalam kesempatan yang sama, dia menuturkan upah nominal harian buruh bangunan cenderung stagnan pada 0,04 persen. Sementara, upah riil buruh bangunan mengalami penurunan hingga 0,24 persen karena adanya inflasi 0,28 persen.

Anda mungkin juga suka...